© 2019 by Team Gerakan Indonesia Bersih |  Terms of Use  

Site Maps
  • admin

Hari Peduli Sampah, Pemerintah Luncurkan Gerakan Indonesia Bersih


Pemerintah meluncurkan Indonesia Bersih, sebagai gerakan kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, swasta dan berbagai pihak demi mewujudkan Indonesia bebas sampahUntuk mencapai Indonesia sehat dan bersih, pengelolaan sampah hanya menjadi satu bagian. Hal lain yang tak kalah penting soal air bersih, sanitasi laik, dan pengendalian pencemaran lingkunganPemerintah pusat meminta pemda segera menyusun perda yang mendukung Indonesia bersih dan sehat. Juga mendorong pemda berinovasi dalam pengelolaan sampah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakatPemerintah pusat akan memberikan insentif kepada pemda yang mengeluarkan perda dengan sampah plastik. Tujuannya, agar pemda berlomba-lomba membuat kebijakan mengurangi penggunaan plastik.


Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), tahun ini, Pemerintah meluncurkan Indonesia Bersih, sebagai gerakan kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, swasta dan berbagai pihak demi mewujudkan Indonesia bebas sampah.


Dalam peluncuran gerakan ini di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Kamis (21/2/19), Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mengatakan, Gerakan Indonesia Bersih (GIB) salah satu bagian dari gerakan revolusi mental sesuai Inpres Nomor 12/2016.

“Gerakan ini mencakup beberapa hal, antara lain peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat lingkungan keluarga, satuan pendidikan, satuan kerja, dan komunitas,” katanya.

Dia bilang, juga peningkatan sinergi penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang perilaku hidup bersih dan sehat. Pengembangan sistem pengelolaan sampah yang holistik dan terintegrasi termasuk kali bersih, sarana dan prasarana pelayanan publik. “Penyempurnaan peraturan perundang-undangan atau deregulasi.”


Siti juga mengatakan, gerakan ini sangat karena akan terbangun kolaborasi dalam mengatasi permasalahan sampah. Ia juga memastikan langkah-langkah percepatan GIB, pada  kebijakan sektor dan daerah.


“Kami mendorong pemerintah daerah dalam mewujudkan target-target nasional upaya pencapaian Gerakan Indonesia Bersih. Lalu mensinergikan kebijakan sektor dalam upaya-upaya pengelolaan sampah, melalui peningkatan sarana dan parasarana dan dalam mendorong partisipasi publik,” katanya.


Pemerintah, katanya, telah menerbitkan aturan mengenai persampahan, seperti UU Nomor 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan PP Nomor 81/2012 soal pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga. Juga Peraturan Presiden Nomor 97/2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah dan Peraturan Presiden Nomor 83/2018 tentang Penanganan Sampah Laut.


Pemerintah. Katanya, juga telah menetapkan target sampah kelola 100% pada 2025, dengan pengurangan 30% dan penanganan sampah 70%.


Sesuai Perpres Nomor 97/2017, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota wajib menyusun dokumen kebijakan dan strategi daerah pengelolaan sampah paling lama satu tahun sejak aturan ada.


Setiap daerah, perlu membuat perencanaan pengurangan dan penanganan sampah di daerah masing-masing. Sampai Januari 2019, baru 308 kabupaten kota dan 15 provinsi menyelesaikan dokumen itu.


https://www.mongabay.co.id/2019/02/21/hari-peduli-sampah-pemerintah-luncurkan-gerakan-indonesia-bersih/

0 views